Laman

Loading...

Cari Blog Ini

Kamis, 18 Agustus 2011



Buku ini merupakan hasil karya dan kerja bareng dari teman2, banyak sekali yang terlibat dalam mencari data-data, mengamati satwa liar yang masih bertahan hidup di era mal, mengidentifikasi species2 yang dijumpai, mengambil fotonya yang sangat sulit, karena satwa2 liar yang ada disini selalu menghindar jika didekati, berdasarkan riset dan pembandingan tentang tingkah laku manusia, ternyata disini banyak kebiasaan jika menjumpai burung, acapkali sering ingin diambil atau diganggu, sehingga kebiasaan satwa liar akan selalu menghindar. dengan upaya yang gigih dari teman2 penyusun buku ini tentunya dalam mendekati untuk memfotonya menggunakan teknik2 tertentu.

Buku ini merupakan buku saku yang menjelaskan dan menampilkan foto2 burung-burung sekitar wilayah Jakarta, dan pesan yang ingin disampaikan adalah mengajak masyarakat dari semua tingkatan umur terutama warga perkotaan agar lebih mengenal, menyayangi, mengetahui fungsi burung tersebut di alam, peduli akan keberadaan dan kelestarian burung di sekitar kita.

Satwa burung merupakan bagian dari biodiversity (keanekaragaman hayati) yang sangat tergantung kehidupannya dengan habitat. Saat ini diperkotaan Jakarta menempati atau berada di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang masih tersisa. Lalu RTH apa sih yang dimaksud hutan kota/lindung, taman kota/lingkungan, pemakaman, lapangan hijau olah raga, jalur hijau jalan/sungai, dan RTH tersebut sangat berperan penting bagi penyangga keberlanjutan kehidupan kota dan kita. Dengan buku ini, pembaca akan diajak untuk menjelajahi RTH kota Jakarta dan mengenali burung2nya.

Sekumpulan komunitas fotografi alam liar mampu menerbitkan buku Burung Ibu Kota, sebuah buku yang bukan saja penting untuk memandu, mengamati, dan memotret burung2 Jakarta, tapi juga menjadi sebuah kesaksian dan dokumentasi kekayaan alam Jakarta.

Buku ini sebenarnya merupakan Kado Kecil Untuk Jakarta, dan sebenarnya kami inginnya di launching bertepatan pada ulang tahun jakarta yang ke 484, namun karena anggota tim penyusun tidak mempunyai akses dengan Bapak Gubernur DKI Jakarta. Mudah2an kado kami ini dapat menjadi catatan ilmiah bahwa di Ibukota Jakarta pada tahun 2011 pernah dan masih ada species2 burung yang masih dapat hidup liar di alam terbuka hijau. Buku ini dibuat dengan bahasa sepopuler mungkin agar dapat diterima oleh semua kalangan, dan menjelaskan secara ilimiah dan juga teknik2 fotografinya juga dijelaskan secara gamblang. Melalui kado kecil ini, tim penyusun mencoba memberikan pengalaman maupun pengetahuan dengan keinginan dan harapan dapat menjadi salah satu bahan pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Ada dua senior fotografer, yaitu Riza Marlon dan Ray Bachtiar, mereka yang memberikan dukungan dan semangat serta memotivasi untuk berkarya melalui fotografi. Dan masih banyak teman2 sepermainan, seperjuangan lainnya dari komunitas pengamat burung2 liar di Indonesia, universitas2 dengan kelompok2 pengamat satwa liarnya, para ilustrator, para design grafis, dan yang paling penting adanya pihak sponsor2 yang mendanai sehingga terjadilah buku ini. Kami, tim penyusun berdoa, agar semua2 diatas mendapatkan imbalan berlipat2 dari Tuhan YME ........ amien
semoga buku ini dapat bermanfaat untuk kebaikan umat.











Tidak ada komentar: